Kamis, 25 Oktober 2012

Kiat kuat daya ingat




     Dewasa ini banyak pelajar yang mengeluh akan sulitnya menghafal dan mudahnya lupa dengan hafalannya sejak kecil maupun ketika dewasa. 
Hal itu dikarenakan kekacauan situasi dunia yang sangat mengancam, dimana kebatilan menjadi yang berkuasa dan kerusakan melanda seluruh penduduk bumi ini. Terutama orang islam yang merasakan ketidakamanan ditambah musibah kelaparan dan krisis ekonomi yang mengakibatkan mereka lalai untuk beribadah kepada Alloh SWT dan meninggalkan  kitabNya . Dan pasti semua itu menimbulkan dampak bahaya yang besar.

     Akan tetapi kebenaran tetap di atas segalanya. Keagungan Al Qur’an adalah cahaya yang tidak padam selamanya karena Al Qur’an mempunyai penjaga dan penghafalnya. Firman Alloh:

إنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وإنَّا لَهُ لَحَافِظُوْنَ ( سورة الحِجْر : 9)

"sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al Qur'an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya " (QS. Al hijr 9)
     Termasuk yang menguatkan rasa cinta seseorang pada Al Qur'an adalah berusaha  untuk mendengarkannya siang malam dan cita-cita untuk menghafalkannya serta keinginan agar keturunannya kelak menjadi penghafal Al Qur'an.
     Oleh karena itu, wahai pecinta dan penghafal kitab Allah yang saya mulyakan, saya akan mempersembahkan ayat-ayat dan doa-doa yang telah diamalkan oleh para ulama', orang-orang soleh dan para penuntut ilmu yang akan membantu untuk cepat menghafal dan menghilangkan lupa meski hanya sebagian dari do’a-do’a tersebut, serta dapat menguatkan ingatan dan memantapkan Al Qur'an maupun ilmu pengetahuan di hati kita dengan seizin Alloh. Firman Allah :
وَلَمْ أكُنْ بِدُعَائِكَ رَبِّ شَقِيًّا ( سورة مريم : 4)

"Dan aku belum pernah kecewa dengan berdoa kepada Engkau wahai Tuhanku " (QS. Maryam 4)

     Ayat-Ayat dan Doa-Doa Untuk Menghilangkan Lupa dan Membantu Menghafal

v  Membaca ayat ini setiap hari sepuluh kali:

فَفَهَّمْنَاهَا سُلَيْمَانَ وَكُلاّ ً آتَيْنَا حُكْماً وَعِلْماً وَسَخَّرْنَا مَعَ دَاوُوْدَ الجِبَالَ يُسَبِّحْنَ وَالطََيْرَ وَكُنَّا فَاعِلِيْنَ
(سورة الأنبياء79 )

     "Maka Kami telah memberikan pengertian kepada Sulaiman tentang hukum yang lebih tepat dan kepada masing-masing mereka, telah kami berikan hikmah dan ilmu dan telah kami tundukkan gunung-gunung dan burung-burung, semua bertasbih bersama Daud dan Kamilah yang melakukannya." (QS Al Anbiya' 79)
            Kemudian berdoalah:

 يَا حَيّ يَا قَيّوْمُ يَا رَبَّ مُوْسَى وَهَارُوْنَ وَرَبَّ إِبْرَاهِيْمَ ، وَيَارَبَّ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَيْهِمْ أَجْمَعِيْنَ
 اُرْزُقْنِيْ الفَهْمَ وَارْزُقْنِيْ العِلْمَ والحِكْمَةَ والعَقْلَ بِرَحْمَتِكَ يَا أرْحَمَ الرََّاحِمِيْنَ 
                                                                                                                    

     “Wahai Tuhanku Yang Maha Hidup dan Maha Berdiri Sendiri, wahai Tuhan Musa , Harun, Ibrahim dan Tuhan Nabi Muhammad SAW, berilah aku kefahaman dan berilah aku  ilmu pengetehuan dan akal (kecerdasan) dengan RahmatMu, wahai Maha Pengasih diantara para pengasih”.

v  Dari Ibnu Mas’ud RA, dari Nabi SAW bersabda: Barang siapa khawatir akan lupa pada Al Qur’an yang telah dihafalnya dan pada ilmu yang telah dipelajarinya, maka bacalah:

اللهُمَّ نَوِّرْ بِالكِتَابِ بَصَرِيْ ، وَاشْرَحْ بِهِ صَدْرِيْ ، وَاسْتَعْمِلْ بِهِ بَدَنِيْ وَأطْلِقْ بِهِ لِسَانِيْ ، وَقَوِّ بِهِ جَنَانِيْ (قَلْبِيْ) ، وَاشْرَحْ بِهِ فَهْمِيْ ، وَقَوِّ بِهِ عَزْمِيْ بِحَوْلِكَ وَقُوَّتِكَ ، فَإنَّهُ لا حَوْلَ وَلا قُوَّةَ إلا بِكَ يَا أرْحَمَ الرََّاحِمِيْنَ  
“Ya Alloh terangilah mataku dengan Al Qur’an, lapangkanlah dadaku dengannya, gerakkanlah badan dan lisanku dengannya, kuatkanlah hatiku dengannya, mudahkanlah kefahamanku dengannya, kuatkanlah tekadku dengannya dengan daya dan kekuatanMu, karena sesungguhnya tidak ada daya dan kekuatan kecuali atas pertolonganMU, wahai Tuhan Yang Maha Pengasih diantara para pengasih.”
Dan pada setiap selesai sholat, peganglah kepalamu dengan tangan kanan sambil membaca سَنُقْرِئُكَ فلا تَنْسَى   (QS. Al A’la 6) sebanyak tujuh kali.
“ Kami akan membacakan Al Qur’an untukmu Muhammad sehingga engkau tidak lupa”

v  Dari Ibnu Sinan dari Mughiroh bin Sabi’ berkata: Barang siapa membaca sepuluh ayat dari surat Al Baqoroh sebelum tidur, maka ia tidak akan lupa pada Al Qur’an, yakni : empat ayat dari awal surat, satu ayat kursi dan dua ayat setelahnya serta tiga ayat dari akhir surat. ( riwayat Ad Darimi)

v  Memperbanyak membaca pembuka Al Qur’an (surat Al Fatihah). Surat Al Fatihah adalah pembuka kebaikan, keberuntungan dan keberkahan. Bukankah ia adalah pembuka rahmat Alloh dan kitabNya? Mengenai hal ini Rosululloh bersabda: “Pembuka Al Qur’an adalah obat segala penyakit.”(diriwayatkan oleh Ad Darimi dan Al Baihaqi dalam kitab As Syi’b secara mursal dengan para perowi yang dapat dipercaya dari Abdul Malik bin Umair)


v  Untuk menghilangkan lupa dan menetapkan hafalan Al Qur’an, perbanyaklah membaca do’a ini:
اللهُمَّ افْتَحْ عَلَيَّ فُتُوْحَ العَارِفِيْنَ بِحِكْمَتِكَ وَانْشُرْ عَلَيَّ رَحْمَتَكَ ، وَذَكِّرْنِيْ مَا نَسِيْتُ يَا ذَا الجَلالِ وَالإكْرَامِ 

“Ya Alloh bukalah hatiku seperti terbukanya orang-orang yang ma’rifat dengan hikmahMu, sebarkanlah rahmatMu padaku dan ingatkanlah aku atas sesuatu yang aku lupa, wahai Dzat Yang Mempunyai Keagungan dan Kemulyaan.”

v  Membaca doa ini sebelum mulai belajar:
اللهُمَّ إنِّيْ أسْتَوْدِعُكَ مَا عَلَّمْتَنِيْهِ فَارْدُدْهُ إلَيَّ عِنْدَ حَاجَتِيْ إلَيْهِ وَلا تُنْسِنِيْهِ يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ    
اللهُمَّ أخْرِجْنَا مِنْ ظُلُمَاتِ الوَهْمِ وَأكْرِمْنَا بِنُوْرِ الفَهْمِ ، وَافْتَحْ عَلَيْنَا بِمَعْرِفَةِ العِلْمِ وَحَسِّنْ أخْلاقَنَا بِالحِلْمِ ، وَسَهِّلْ لَنَا أبْوَابَ فَضْلِكَ ، وَانْشُرْ عَلَيْنَا خَزَائِنَ رَحْمَتِكَ يَا أرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

“Ya Alloh aku titipkan kepadaMu apa yang telah Kau ajarkan padaku, maka kembalikanlah padaku ketika aku membutuhkannya dan jangan jadikan kami lupa padanya, wahai Tuhan Seluruh alam. Ya Alloh keluarkanlah kami dari kegelapan khayalan, muliakanlah kami dengan cahaya kefahaman, bukalah untuk kami ilmu pengetahuan, perbaikilah akhlak kami dengan kesabaran, mudahkanlah bagi kami pintu-pintu keutamaanMu dan pancarkanlah pada kami rahmatMu wahai Maha Pengasih diantara para pengasih.”

v  Jangan lupa membaca sholawat ketika memulai menghafal disertai dengan do’a dan dzikir.

v  Al Qur’an diturunkan lima-lima ( artinya lima ayat di pagi hari dan lima ayat di sore hari). Tentang hal ini Imam Ali Karromahullohuwajhah berkata: Al Qur’an diturunkan lima-lima kecuali surat Al An’am. Barang siapa menghafalkannya lima lima, maka ia tidak akan lupa. Dikatakan bahwa surat Al An’am diturunkan sekaligus.


v  Seperti yang diwasiatkan orang-orang sholih, bahwa yang termasuk membantu hafalan yaitu: membaca ayat ini ketika akan tidur:

إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ وَاخْتِلافِ الَليْلِ وَالنَّهَارِ وَالْفُلْكِ الَتِي تَجْرِي فِي البَحْرِ بِمَا يَنفَعُ النَّاسَ وَمَا أَنزَلَ اللَّهُ مِنَ السَّمَاءِ مِن مَّاءٍ فَأَحْيَا بِهِ الأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا وَبَثَّ فِيهَا مِن كُلِّ دَابَّةٍ وَتَصْرِيفِ الرِّيَاحِ وَالسَّحَابِ المُسَخَّرِ بَيْنَ السَّمَاءِ وَالأَرْضِ لآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَعْقِلُوْنَ (سورة البقرة: 164 )     

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di lautan membawa sesuatu yang berguna bagi manusia, air yang telah Dia turunkan dari langit kemudian Dia menghidupkan (menyuburkan) bumi dengan air tersebut setelah mati (kering), dan Dia sebarkan diatasnya setiap hewan, serta mengisarkan angin dan awan yang dikendalikan diantara langit dan bumi ada tanda-tanda (keesaan dan kekuasaanNya) bagi orang-orang yang berakal.”
v  Termasuk yang membantu hafalan adalah menghafal sebelum tidur.

v  Dan yang lebih penting dari itu semua adalah harus meninggalkan maksiat baik dalam keadaan sepi maupun dalam keadaan umum, baik maksiat besar maupun maksiat kecil. Sesungguhnya Imam Syafi’i pernah mengadu pada gurunya, Syekh Waki’ tentang sulit untuk hafal. Imam Syafi’I berkata :
Saya telah mengadu pada Syeh Waqi’ tentang buruknya hafalanku
Beliau memberi petunjuk padaku untuk meninggalkan maksiat
Dan memberi tahu padaku bahwa ilmu adalah cahaya
Dan cahaya Alloh tidak diberikan kepada orang yang maksiat
             Kitab Alloh ( Al Qur’an ) kedudukannya di atas segala ilmu dan cahaya. Maka kamu harus meninggalkan maksiat baik kecil maupun besar. Yang termasuk maksiat besar adalah dengki dan dendam pada orang lain.

v  Termasuk yang bisa memantapkan Al Qur’an dan hafalan adalah bertatakrama pada Al Qur’an, memuliakannya, mengagungkannya dan mengagungkan tempat yang dibacakan Al Qur’an. Kamu juga  harus mendengarkan Al qur’an, menghayati dan merenungi isinya. Muliakanlah Al Qur’an ketika engkau membacanya, menghafalnya, mengambil dan meletakkannya. Kamu juga harus khusyu’ dan sepenuh hati ketika mendengar dan membacanya.

v  Memperbanyak membaca sholawat ini telah teruji dapat menghilangkan lupa, yakni :

اللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلانَا مُحَمَّدِ النُوْرِ المُذْهِبِ لِلنِسْيَانِ بِنُوْرِهِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ عَدَدَ مَا وَسِعَهُ عِلْمُ اللهِ

       “ Ya Alloh, Sholawat, salam dan barokah semoga tercurah kepada Nabi Muhammad Yang bercahaya yang dengan cahayanya bisa menghilangkan lupa di setiap kedipan dan nafas sebanyak dan seluas ilmu Alloh.”

v  Menghadap kiblat ketika membaca dan menghafal Al Qur’an akan memudahkan hafalan. Bahkan di setiap duduk, usahakanlah menghadap kiblat karena menghadap kiblat adalah sebab terbukanya hati.

v  Termasuk khasiat asma Alloh المُهَيْمِنُ ,seperti yang dituturkan oleh As Sahrowardi bahwa barang siapa konsisten membacanya maka akan kuat hafalannya dan tidak mudah lupa.
Demikian juga asma Alloh
القَيُّوْمُ , seperti yang dituturkan juga oleh As Sahrowardi, bahwa jika orang yang sulit hafal membacanya 16 X setiap hari di tempat sepi, maka Alloh akan menghindarkannya dari bahaya lupa, menguatkan hafalannya dan menyinari hatinya.
Demikian pula dengan asma Alloh
المُعِيْدُ dibaca berulang kali dapat mengingatkan hafalan ketika lupa, apalagi jika disertai asma Alloh المُبْدِئُ  .


v  Termasuk perkara yang menguatkan hafalan dan kecerdasan yaitu: bersiwak secara istiqomah. Termasuk manfaat bersiwak: menguatkan kecerdasan dan memfasihkan ucapan. Oleh karena itu beristiqomahlah dalam bersiwak dan perbaiki niatmu.

v  Tidak berlebihan ketika makan ( kenyang ). Maka janganlah makan terlalu banyak, makanlah sekedarnya untuk menutupi laparmu, karena kenyang tidak bisa membantu menguatkan hafalan. Ada suatu perkataan : kekenyangan akan menghilangkan kecerdasan.


v  Termasuk yang telah teruji untuk memperoleh kefahaman dan hafal adalah membaca fatihah setiap hari pada waktu sahur 41 X dan juga membaca يَامُبْدِئُ يَاخَالِقُ 100 X setiap hari. Diriwayatkan dari ijazah dan wasiat Habib Salim bin Abdulloh As Syathry, semoga Alloh melindunginya.

v  Kami mendengar dari para masyayih bahwa menulis di tangan adalah penyebab lupa, maka jauhilah.


v  Kami juga mendengar dari mereka bahwa membaca tulisan di kuburan bisa menyebabkan dan menambah lupa.

v  Yang termasuk melemahkan ingatan adalah melakukan kebiasaan buruk secara sembunyi-sembunyi yang menimbulkan banyak madhorot.








Sholat untuk Menjaga (menghafal) Al Qur’an dan Doanya


                        Dari Ibnu Abbas RA berkata: pada suatu waktu kami berada di samping Rasululloh SAW. Tiba-tiba Sayyidina Ali berkata: demi ayahku, engkau dan ibuku wahai Rasululloh, Al Qur’an ini telah hilang dari dadaku (lupa) dan saya tidak mampu menguatkannya. Kemudian Rasululloh bersabda : maukah aku ajarkan padamu ayat (amalan) yang mana Alloh akan memberimu manfaat dengan lantaran ayat tersebut, dan juga memberi manfaat pada orang yang kau ajari serta memantapkan sesuatu yang telah kau pelajari di hatimu?
            Ali menjawab: ya. ya Rasululloh, ajarkanlah padaku.
                        Nabi bersabda: pada malam Jum’at, jika kamu mampu bangunlah pada 1/3 malam terakhir, karena itu adalah waktu persaksian dan waktu dikabulkannya doa. Nabi Ya’qub berkata pada anaknya,“ Aku akan memintakan ampunan untukmu pada tuhanku”. Beliau mengatakannya hingga datang malam jum’at.
                        Jika kamu tidak bisa, maka bangunlah pada tengah 1/3 malam, jika tidak bisa maka bangunlah di awal 1/3 malam. Sholatlah 4 rakaat. Pada rakaat pertama, setelah fatihah membaca Surat Yasin, rakaat kedua setelah fatihah membaca surat Ad Dukhon, rakaat ketiga setelah fatihah membaca surat As Sajdah, rakaat keempat setelah fatihah membaca surat Al Mulk. Setelah selesai tasyahud, memujilah pada Alloh, bertahmid kepada Alloh, membaca sholawat kepadaku dan kepada nabi-nabi yang lain, mintalah ampunan untuk orang-orang mukmin mukminah, saudara-saudaramu yang telah mendahuluimu dengan keimanan mereka, kemudian terakhir bacalah do’a:

 اللهُمَّ ارْحَمْنِيْ بِتَرْكِ المَعَاصِي أبَدًا مَا أبْقَيْتَنِيْ وَارْحَمْنِيْ أنْ أتَكَلَّفَ مَالا يَعِنِيْنِيْ وَارْزُقْنِيْ حُسْنَ النَظْرِ فِيْمَا يُرْضِيْكَ عَنِّيْ. اللهُمَّ بَدِيْعَ السَّمَوَاتِ وَالأرْضِ ذًَا الجَلالِ والإكْرَامِ وَالعِزَّةِ التِيْ لا تُرَامُ أسْألُكَ يَا اللهُ وَيَا رَحْمَنُ بِجَلالِكَ وَنُوْرِ وَجْهِكَ أنْ تَلْزَمَ قَلْبِيْ حِفْظَ كِتَابِكَ كَمَا عَلَّمْتَنِيْ وَارْزُقْنِيْ أنْ أتْلُوَهُ عَلَى النَحْوِ الذي يُرْضِيْكَ عَنِّيْ 
اللهُمَّ بَدِيْعَ السَمَوَاتِ وَالأرْضِ ذَاالجَلالِ وَالإكْرَامِ وَالعِزَّةِ التِيْ لا تُرَامُ أسْألُكَ يَا اللهُ وَيَا رَحْمَنُ بِجَلالِكَ وَنُوْرِ وَجْهِكَ أنْ تُنَوِّرَ بكِتَابِكَ بَصَرِِيْ وَأنْ تُطْلِقَ بِهِ لِسَانِيْ وَأنْ تُفَرِّجَ بِهِ عَنْ قلْبِيْ وَأنْ تَشْرَحَ بِهِ صَدْرِيْ وَأنْ تُشْغِلَ بهِ بَدَنِيْ فإنَّهُ لا يُعِيْنُنِيْ عَلَى الحَقِّ غَيْرُكَ وَلا يُؤْتِيْنِيْهِ أحَدٌ إلا أنْتَ وَلا حَوْلَ وَلا قُوَّةَ إلا بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيْمِ
ngguhnya nghilangkan Lupa D dalam keadaan sepi maupun dalam keadaan umum, baik maksiat besar maupun maksiat kecil. llohuImsam SSyaf
       Artinya: "Ya Allah rahmatilah aku untuk bisa meninggalkan maksiat selamanya dari sisa hidupku ini. Berilah rahmat kepadaku agar tidak terbebani dengan sesuatu yang di luar kesanggupanku. Berikanlah kepadaku penglihatan yang baik terhadap apa yang Engkau ridhoi untukku.

Yaa Allah Pencipta langit dan bumi, Yang memiliki kemuliaan, keagungan dan kekuatan yang tak terkalahkan. Aku mohon kepada-Mu Yaa Allah Yang Maha Pengasih dengan keagungan-Mu dan cahaya Wajah-Mu agar Engkau meneguhkan hatiku untuk hafal al-Qur'an seperti yang Engkau ajarkan kepadaku. Dan anugerahkanlah kepadaku agar bisa membacanya menurut yang Engkau ridhoi kepadaku.

Yaa Allah Pencipta langit dan bumi, Yang memiliki kemuliaan, keagungan dan kekuatan yang tak terkalahkan. Aku mohon kepada-Mu Yaa Allah Yang Maha Pengasih dengan keagungan-Mu dan cahaya Wajah-Mu agar Engkau menerangi penglihatanku dengan kitab-Mu, melenturkan lisanku dengannya, melapangkan hatiku dengannya, melapangkan dadaku dengannya, dan menyibukkan fisikku dengannya. Karena sesungguhnya tidak ada yang bisa menolongku untuk melakukan kebenaran kecuali Engkau. Dan tidak ada yang memberikan kepadaku dari seorangpun kecuali Engkau. Tidak ada daya dan upaya melainkan dengan kekuatan Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Besar. "

Wahai ayah Hasan (Sayyidina Ali), lakukanlah 3X atau 5X atau 7X. Maka engkau akan diijabahi dengan izin Alloh. Demi Dzat Yang telah mengutusku dengan haq, aku tidak salah, percayalah.


Doa untuk Menghafal Al Qur’an

اللّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ يَااللهُ بِحَقِّ سِرِّكَ المَوْدُوْعِ فِيْ قَلْبِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صلى الله عليه وسلم  وَبِرُوْحِ سِرِّكَ المَوْجُوْدِ فِيْ رُوْحِ أَوْلِيَائِكَ وَبَدَائِعِ لُطْفِكَ فِيْ مَقْدُوْرَاتِكَ وَدَقَائِقِ إِتْقَانِكَ فِيْ مُخْتَرَعَاتِكَ وَبِعَجَائِبِ غَرَائِبِ حِكْمَتِكَ فِيْ مَصْنُوْعَاتِكَ أَنْ تَجْعَلَ صُوْرَتِيْ مَنْسُوَبَةً وَمُتَحَلِّيَةً مُسْتَعِدَّةً ِلاكْتِسَابِ الصُّوَرِ العِلْمِيَّةِ المُطَابَقَةِ لِلصُّوَرِ الوَحْدَانِيَّةِ ، وَاجْعَلْنِيْ حَامِلاً سِرَّ القُرْآنِ يَا مُجِيْبُ ، مَوْصُوْفاً بِأَوْصَافِ سِرِّ الفُرْقَانِ وَاخْتَرِعْنِيْ بِانْطِلاقِ اللِّسَانِ ، وَزَيِّنْ بَاطِنِيْ بِنُوْرِ التَّوْحِيْدِ وَاخْلَعْ عَلَيَّ أَنْوَارَ تَجَلِّيَاتِكَ، اللّهُمَّ لا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ
يَا غَفَّارُ،،، أَسْأَلُكَ بِقُدْرَتِكَ القَدِيْمَةِ وَبِقُوَّتِكَ القَوِيْمَةِ أَنْ تَرْزُقَنِيْ بِرَدِّ عَفْوِكَ يَوْمَ المَحْشَرِ وَحَلاوَةِ
مَغْفِرَتِكَ يَوْمَ ظُهُوْرِ الهَمِّ وَالحُزْنِ والسُّرُوْرِ ، اللّهُمَّ ثَبِّتْنِيْ عَلَى الإِيْمَانِ ِلانْكِشَافِ نُوْرِكَ إنَّكَ أنْتَ اللهُ النُّوْرِ شَافِي الصُّدُوْرِ يَاغَفَّارُ،،، أسْألُكَ يَااللهُ بِدَقَائِقِ لُطْفِكَ الخَفِيِّ وَإحْسَانِكَ الوَفِيِّ أنْ تَجْعَلَ نَفْسِيْ بِأَنْوَاعِ العِبَادَةِ مَعْمُوْرَةً وَرُوْحِيْ بِأَسْرَارِ المَعَارِفِ مَنْشُوْرَةً وَقَلْبِيْ بِحَقَائِقِ رَوَائِقِ أَسْمَاءِ صِفَاتِكَ مَوْصُوْفاً ،،،
إِلَهِيْ،،، ثَبِّتْ قَدَمِيْ عَلَى طَاعَتِكَ حَتَّى لا أَزِلَّ عَلَى الصِّرَاطِ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ ، وَنَوِّرْ قَلْبِيْ بِمَعْرِفَتِكَ
، وَأَشْغِلْنِيْ بِتِلاوَةِ القُرْآنِ ، وَبَصِّرْنِيْ كَمَا بَصَّرْتَ أَوْلِيَائِكَ حَتَّى أَنَالَ خِدْمَةَ الأَقْطَابِ وَالأَوْلِيَاءِ فَفِيْ
خِدْمَتِهِمْ دَرَجُ الكَمََالِ وَالرِّفْعَةِ وَالجَمَالِ ،،،
اللّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ سِرّاً مِنْ سِرِّكَ وَأَمْراً مِنْ أَمْرِكَ وَنُوْراً مِنْ نُوْرِكَ ، وَنَوِّلْنِيْ وَأَوْصِلْنِيْ لِرِضَاكَ
وَرِضَاهُمْ بِرِضَاكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَصَلَى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

“Ya Allah demi kebenaran rahasiaMu yang tersimpan dalam hati nabiMu Muhammad SAW, demi rahasiaMu yang ada dalam ruh para kekasihMu, demi keindahan sifat lembutMu dalam kekuasaanMu, demi detailnya penyempurnaan dalam ciptaanMu, dan demi keajaiban hikmahMu dalam ciptaanMu sungguh aku memohon padaMu engkau jadikan diriku terhubung, terhiasi serta siap untuk menerima kunci-kunci keilmuan yang sesuai dengan sifat keesaanMu. Wahai Dzat yang Maha mengabulkan segala permintaan, jadikanlah aku orang yang mampu membawa rahasia Al-Quran, yang memiliki sifat-sifat yang tersembunyi dalam kitab Al-Furqon, lancarkanlah lisanku, hiasi hatiku dengan cahaya keesaanMu, dan pancarkanlah  padaku cahayaMu yang terang. Ya Allah tidak ada yang dapat mencegah sesuatu  yang telah engkau berikan dan tidak ada yang dapat memberikan sesuatu yang telah engkau cegah. Wahai Dzat Maha Pengampun aku memohon padaMu dengan kekuasaanMu yang abadi dan kekuatanMu yang lurus agar engkau memberikan ampunanMu bagiku  pada hari dikumpulkannya manusia dan engkau berikanlah padaku  manisnya pengampunan pada hari tampaknya kesusahan, kebahagian. Ya Allah teguhkanlah aku dalam keimanan agar mampu melihat cahayaMu sesungguhnya engkau Cahaya yang dapat menyembuhkan hati-hati manusia. Ya Allah dengan kelembutanMu yang samar dan kebaikanMu yang sempurna aku memohon padaMu jadikanlah diriku terhiasi dengan segala macam ibadah, terpancari dengan rahasia-rahasia ma’rifat kepadaMu,dan jadikanlah hatiku tersifati dengan keindahan nama-nama sifatMu. Wahai Tuhanku teguhkanlah langkahku dalam ketaatan padaMu sehingga aku tidak akan tergelincir di shiroth Wahai Dzat yang Maha Kasih diantara para pengasih. Sinarilah hatiku dengan cahaya ma’rifatMu, Sibukkanlah diriku dengan membaca Al-Qur’an, dan berikanlah aku penglihatan sebaigamana engkau telah berikan kepada para kekasihMu sehingga aku dapat meraih pelayanan para wali-wali quthb, dan para kekasihMu yang lain. Sesungguhnya dalam pelayanan mereka terdapat tangga kesempurnaan, keluhuran dan keindahan. Ya Allah sesungguhnya aku memohon rahasia dari rahasiaMu, perkara dari perkaraMu, dan cahaya dari cahayaMu.Ya Allah  berikanlah padaku keridhoanMu  dan sampaikanlah aku dengan  keridhoanMu menuju keridhoan mereka wahai Dzat Maha pengasih diantara para pengasih"   

 

Faidah-Faidah

v  Faidah untuk membuka hati.
Al Ghozali berkata: yang menyebabkan cepat hafal diantaranya: istiqomah dalam ketaatan, meninggalkan maksiat, bersiwak, meninggalkan tidur, shalat malam, membaca Al Qur’an dengan melihat, minum madu, makan menyan dengan gula dan makan kurma merah 21 ketika bangun tidur.
Untuk menguatkan ingatan: membaca dua ayat ini:

وَلَوْ أَنَّمَا فِي الأَرْضِ مِنْ شَجَرَةٍ أَقْلامٌ وَالْبَحْرُ يَمُدُّهُ مِنْ بَعْدِهِ سَبْعَةُ أَبْحُرٍ مَّا نَفِدَتْ كَلِمَاتُ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ عَزِيْزٌ حَكِيْمٌ  مَا خَلْقُكُمْ وَلاَ بَعْثُكُمْ إِلاَّ كَنَفْسٍ وَاحِدَةٍ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ بَصِيْرٌ   ( سورة لقمان : 27-28 )
   
“ Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan lautan menjadi tinta, ditambahkan kepadanya tujuh lautan lagi setelah keringnya, niscaya tidak akan habis-habisnya dituliskan kalimat-kalimat Alloh. Sesungguhnya Alloh Maha Perkasa Maha Bijaksana. Menciptakan dan membangkitkan kamu bagi Alloh hanyalah seperti menciptakan dan membangkitkan satu jiwa saja ( mudah ). sesungguhnya Alloh Maha Mendengar Maha Melihat.”

v  Faidah untuk orang yang otaknya lemah:                                                                       
-  Membaca basmalah 786X pada segelas air dan diminumkan padanya setelah bangun tidur selama 7 hari.                                                                                           
-  Atau menulis surat Yasin dengan minyak misik dan za’faron, lalu meleburnya dengan air mawar dan meminumkannya selama 7 hari berturut-turut, insya Alloh ia akan mudah hafal,                      - Asma Alloh الوَهَّابُ  jika ditulis dan dilebur dengan air lalu orang yang otaknya lemah meminumnya, maka Alloh akan memudahkan kefahaman dan hafalannya serta dibukakan baginya perkara-perkara ghoib.

v  Faidah untuk orang yang lupa:                                                                                                   - Barang siapa belajar, kemudian lupa, maka bacalah setiap hari dua ayat ini 100X:
سورة الحاقة: 12{ وَتَعِيَهَا أُذُنٌ وَاعِيَةٌ }
     Agar diperhatikan oleh telinga dan mau mendengarnya”  
سورة الأعلى :6 { سَنُقْرِئُكَ فَلاَ تَنسَى}
     “ Kami akan membacakan Al Qur’an untukmuMuhammad sehingga engkau tidak lupa”              
     Dari Jabir RA berkata: ketika turun wahyu Alloh ( وَتَعِيَهَا أُذُنٌ وَاعِيَةٌ ), Nabi Muhammad SAW bersabda: aku meminta kepada Tuhanku agar telingamu menjadi apa yang maksud dari ayat ini  wahai Ali.             
     Makhul berkata: Ali berkata: tidak pernah sesuatu yang terdengar dari Rosululloh aku lupa darinya dan aku tidak akan melupakannya. (Riwayat Ibnu Jarij dari Ali)

- As Syadzili Rahimahulloh berkata: barang siapa menulis nama-nama ini dan meminumnya setiap bangun tidur, dia tidak akan mudah lupa. Barang siapa membacakannya pada air dan membasuhkanyya pada wajah, maka ia tidak akan buta. Barang siapa menulis dan meminumnya, maka ia tidak akan tergoda oleh godaan wanita. Nama-nama itu adalah: Usman bin Affan, Mu’adz bin Jabal, Abdurrohman bin Auf, zaid bin Tsabit, Ubai bin Ka’ab, Tolhah bin Abdullah dan Tamim Ad Dari Rodiallohu ‘anhum.
                                                                                                                                                       - Syeh Abdussalam Al Markasyi Rohimahulloh berkata: sesungguhnya barang siapa yang menulis dua bait ini di kertas lalu meleburnya dengan air dan meminumnya saat bangun tidur selama 5 hari, maka ia akan hafal atas  semua yang pernah didengarnya dan tidak akan melupakannya selamanya dengan pertolongan dan kekuatan Alloh. Dua bait itu adalah:
لا تُنْكِرِ الوَحْيَ مِنْ رُؤْيَاهُ إنَّ لَهُ     قَلْباً إِذَا نَامَتِ العَيْنَانِ لَمْ يَنَمِ
وَذَاكَ حِيْنَ بُلُوْغٍ مِنْ نُبُوَّتِهِ          فَلَيْسَ يُنْكَرُ فِيْهِ حَالُ مُحْتَلِمِ

  • Janganlah Kau Ingkari
    Wahyu Yang Didapat Dalam Mimpi
    Karena Beliau Memiliki Hati
    Tak Pernah Tidur Walau Dua Mata Tertutup Rapi
  • Demikian Itu Terjadi
    Tatkala Beliau Diangkat Menjadi Nabi
    Maka Tak Perlu Diingkari
    Keadaan Nabi Yang Bermimpi
                                                                                                                                                        
   - An Nawawi Rohimahulloh berkata: barang siapa lupa akan apa yang telah dia pelajari, perbanyaklah membaca   يَامُبْدِئُ يَامُعِيْدُ   . dan barang siapa akan memulai mengarang suatu ilmu atau memulai suatu perkara maka bacalah  يَامُبْدِئُ  56X, karena sesungguhnya setiap perkara yang diawali dengan membacanya maka akan menjadi barokah.

v  Faidah untuk menghafal Al Qur’an:                                                                                           - As Syadili RA berkata: membaca bait-bait ini sebalum memulai menghafal Al Qur’an akan memudahkan dan menjadikannya tetap di hati dengan izin Alloh, yakni:

كَلامٌ قَدِيْمٌ لا يُمَلُّ سَمَـاعُهُ       تَنَزَّهَ عَنْ قَــوْلٍ وَفِعْلٍ وَنِيَّــةِ
بِهِ أَشْتَفِيْ مِنْ كُلِّ دَاءٍ وَنُوْرُهُ      دَلِيْلٌ لِعَقْلِيْ عِنْدَ جَهْلِيْ وَحَيْرَتِيْ
فَيَا رَبِّ مَتِّعْنِيْ بِسِرِّ حُرُوْفِهِ       وَنَوِّرْ بِهِ عَقْلِيْ وَسَمْعِيْ وَمُقْلَتِيْ

 - Syeh Abdussalam berkata: barang siapa membaca Al Qur’an dan dia gampang melupakannya, maka tulislah bait-bait ini di kertas dengan za’faron dan mengalungkannya di leher dengan benang dan jimat yang berada di ujung benang mencapai dada. Sesungguhnya orang yang melakukannya itu akan hafal Al  Qur’an pada waktu yang tidak lama dengan pertolongan Alloh. Bait-bait itu adalah:
آيَاتُ حَقٍّ مِنَ الرَّحْمَنِ مُحْدَثَةٌ           قَدِيْمَةٌ صِفَةُ المَوْصُوْفِ بِالقِدَمِ
  • Ayat- Ayat Al-Quran
    Adalah Dari Tuhan Nan Rahman
    Baru Turunnya, Terdahulu Maknanya
    Dan Sifat DZat Yang Bersifat Qidam Punya
لَمْ تَقْتَرِنْ بِزَمَانٍ وَهْيَ تُخْبِرُنَا            عَنِ المَعَادِ وَعَنْ عَادٍ وَعَنْ إِرَمِ
دَامَتْ لَدَيْنَا فَفَاقَتْ كُلَّ مُعْجِزَةٍ            مِنَ النَّبِيِّيْنَ إِذْ جَاءَتْ وَلَمْ تَدُمِ
مُحَكَّمَاتٌ فَمَا تُبْقِيْنَ من شَبَهٍ            لِذِيْ شِقَاقٍ وَمَا تَبْغَيْنَ مِنْ حَكَمِ
مَا حُوْرِبَتْ قَطُّ إِلا عَادَ مِنْ حَرَبٍ        أَعْدَى الأَعَادِي إِلَيْهَا مُلْقِيَ السَلِمِ
رَدَّتْ بَلاغَتُهَا دَعْوَى مُعَارِضِهَا          رَدَّ الغُيُوْرِ يَدَ الجَانِي عَنِ الحَرَمِ
لَهَا مَعَانٍ كَمَوْجِ البَحْرِ فِيْ مَدَدٍ         وَفَوْقَ جَوْهَرِهِ فِيْ الحُسْنِ وَالقِيَمِ
فَمَا تُعَدُّ وَلا تُحْصَى عَجَائِبُهَا            وَلا تُسَامُ عَلَى الإِكْثَارِ بِالسَّأَمِ
قَرَّتْ بِهَا عَيْنُ قَارِيْهَا فَقُلْتُ لَهُ            لَقَدْ ظَفِرْتَ بِحَبْلِ اللهِ فَاعْتَصِمِ
إِنْ تَتْلُهَا خِيْفَة ًمِنْ حَرِّ نَارِ لَظَى         أَطْفَأْتَ حَرَّ لَظَى مِنْ وِرْدِهَا الشِّيَمِ
كَأَنَّهَا الحَوْضُ تَبِيْضُ الوُجُوْهُ بِهِ        مِنَ العُصَاةِ وَقَدْ جَاؤُوْهُ كَالحِمَمِ
وَكَالصِّرَاطِ وَكَالمِيْزَانِ مَعْدِلَةً              فَالْقِسْطُ مِنْ غَيْرِهَا فِيْ النَّاسِ لَمْ يَقُمِ
لا تَعْجَبَنْ لِحَسُوْدٍ رَاحَ يُنْكِرُهَا             تَجَاهُلاً وَهُوَ عَيْنُ الحَاذِقَِ الفَهِمِ
قَدْ تُنْكِرُ العَيْنُ ضَوْءَ الشَّمْسِ مِنْ رَمَدٍ    وَيُنْكِرُ الفَمُ طَعْمَ المَاءِ مِنْ سَقَمِ

  • Ayat- Ayat Al-Quran
    Adalah Dari Tuhan Nan Rahman
    Baru Turunnya, Terdahulu Maknanya
    Dan Sifat DZat Yang Bersifat Qidam Punya
  • Ayat – Ayat Al-Quran
    Tak Bersamaan Dengan Zaman
    Dan Ia Pada Kita Telah Kabarkan
    Tentang Akhirat, Kaum `Ad Dan Kota Iram
  • Ayat Ayat Ilahi
    Disisi Kita Kekal Abadi
    Mengungguli Mukjizat Para Nabi
    Mukjizat Yang Datang Tiada Lestari
  • Sungguh Kokoh Itu Al-Quran
    Tak Tinggalkan Keserupaan
    Bagi Yang Punya Perselisihan
    Dan Tak Usah Cari Hakim Kebenaran
  • Sama Sekali Al-Quran Takkan Ditentang
    Kecuali Akan Kembali Dari Medan Perang
    Musuh Yang Sangat Hebat Dan Pasrah
    Dalam Keadaan Tunduk Dan Pasrah
  • Keindahan Sastranya
    Menaklukkan Penentangnya
    Bagai Pencemburu Membela Keluarganya
    Dari Tangan Jahil Yang Menjamahnya
  • Bagi Al-Quran Berlimpah Banyak Makna
    Bertambah Tambah Bak Ombak Samudera
    Keindahan Dan Nilainya
    Melebihi Mutira Samudera
  • Keajaiban Ayat Ayat Al-Quran
    Tak Bisa Dibatasi Hitungan
    Maknanya Nan Banyak Bertebaran
    Sama Sekali Tak Membosankan
  • Sejuklah Mata Pembacanya
    Lalu Kukatakan Padanya
    Sungguh Anda Telah Beroleh Bahagia
    Berpeganglah Selalu Pada Tali Allah Ta`ala
  • Jika Karena Takut Kau Membacanya
    Dari Panas Neraka Ladzha
    Maka Kau Padamkan Panasnya
    Karena Kesejukan Airnya
  • Al-Quran Laksana Telaga
    Dapat Putihkan Wajah
    Wajah Para Pendosa
    Wajah Nan Hitam Arang Tak Cerah
  • Al-Quran Tegak Bak Lurusnya Jalan
    Laksana Keadilan Timbangan
    Keadilan Selain Al-Quran Di Kalangan Manusia
    Tiada Yang Langgeng Bertahan Lama
  • Jangan Heran Pada Pendengki
    Yang Berusaha Mengingkari
    Pura Pura Bodoh Diri
    Padahal Ia Cerdas Dan Memahami
  • Terkadang Mata Sakit Mengingkari
    Pada Sinar Matahari
    Segar Air Tekadang Mulut Pungkiri
    Karena Sakit Yang Menyilimuti

v       Syeh Al Kabir berkata: barang siapa setiap hari selama 7 hari membaca Al Fatihah 70X dalam keadaan berwudhu, lalu meniupkannya pada air suci dan meminumnya, maka dengan fadhilahNya, Alloh akan memberinya ilmu dan hikmah, hatinya akan bersih dari pikiran-pikiran kotor, dia akan cerdas dan tidak akan lupa akan apa yang didengarnya selamanya.                                Sebagian ulama berkata: jika seseorang konsisten membaca awal surat Al Baqoroh (4 ayat), maka akan bertambah daya hafalannya, kuat jiwanya dan ilmunya akan tetap di hatinya serta hal itu akan membantu menuju ma’rifat  Alloh.      


Tumbuhan-Tumbuhan dan Makanan-Makanan yang Memudahkan Hafalan dan   Menghilangkan Lupa


Telah terbukti/teruji bahwa ada tumbuhan dan makanan-makanan tertentu yang dapat menguatkan ingatan, menggiatkan, membantu hafalan dan mengobati lupa.
Saya akan mempersambahkannya pada anda wahai pembaca yang mulya.
Sebagian di antaranya adalah:
Jahe, kurma, madu, menyan arab, teh, wortel, sumsum/otak, buah badam, sayur jirjir (sejenis seledri air), timun, anggur, kemangi, buah zaitun dan minyaknya, plum, tin,dan kismis hitam.
Az Zuhri telah berkata: minumlah madu, karena madu bisa memperbaharui /menyegarkan hafalan.


Resep-Resep untuk Menguatkan Ingatan dan Membantu Hafalan


v  Minuman na’na’ atau teh dicampur 7 tetes minyak habbatussauda’, diberi pemanis madu atau gula dan diminum setiap hari ketika bangun tidur ( teruji )

v  Minuman jahe atau teh diberi pemanis gula diminum 1 jam sebelum belajar serta mengunyah menyan arab dan menelan sarinya ( teruji )


v  Makan kurma pada pagi hari.
Ada salah satu syeh yang setiap hari pada waktu pagi makan 21 biji kismis bersih. Dan terbukti pada hafalannya (yang bagus ). Kemudian beliau mengajarkan pada muridnya untuk melakukan hal demikian.

v  Telah datang seorang laki-laki kepada Ali bin Abi Tholib Karomahullohu wajhah dan mengadu pada beliau tentang sifat pelupanya. Kemudian Ali berkata: minumlah susu sapi. Karena susu sapi menguatkan hati dan menghilangkan lupa.

v  Demikian juga termasuk yang dapat memperbagus hafalan, seperti yang telah dikatakan banyak orang yaitu memakai menyan arab. Dan mereka menganjurkan hal itu. Mereka meletakkan beberapa menyan arab pada wadah, lalu direndam dengan air,dan didiamkan satu malam kemudian mereka minum ketika bangun tidur.


v  Obat yang sangat bermanfaat diantaranya:                                                                      Minum air zamzam akan menguatkan hafalan. Nabi Saw bersabda: “Air zam zam (berguna) tergantung untuk apa orang meminumnya”. Banyak orang sholeh yang meminumnya dengan niat bermacam-macam dan Alloh mewujudkan apa yang mereka telah niati.



 Translated by miemien


Poskan Komentar