Kamis, 17 Oktober 2013

hari tasyriq

Di dalam islam ada hari-hari istimewa selain hari raya idul fitri dan idul adha. Hari-hari tersebut hampir disejajarkan dengan hari raya itu sendiri. Bahkan bisa dikatakan sama dari segi pelarangan puasa pada hari tersebut. Hari itu disebut hari tasyriq.
Mayoritas ulama berpendapat bahwa hari tasyriq itu terdapat pada tiga hari setelah hari idul adha. Tiga hari tersebut yang dimaksud dalam firman Allah swt ;
واذكروا الله في أيام معدودات
Ingatlah Allah swt pada hari-hari tertentu.
Hari-hari itu ditafsiri oleh sebagian mufasirin dengan hari tasyriq. Maka dari itu sebagian dari dzikir pada hari itu adalah takbir seperti halnya takbiran pada malam hari raya. Meskipun dzikir takbir pada hari tasyriq hanya terbatas setelah shalat maktubah saja. Coba kita bandingkan dengan hari idul fitri, hari-hari setelahnya tidak diperkenankan untuk bertakbir. Karena takbir hanya terbatas pada dua hari raya dan hari tasyriq. Dibawah ini lafal takbir tersebut ;

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ,  لَا إله إلَّا اللهُ اَللهُ أَكْبَر,  اللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الحَمْد (3 مرات)
Allah maha besar, Allah maha besar, Allah maha besar. Tiada tuhan yang berhak disembah melainkan Allah. Allah maha besar. Allah maha besar, semua pujian hanya milik Allah.
 اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالحَمْدُ لِلهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا,  لَا إله إلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الكَافِرُوْنَ,  لَا إله إلَّا اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَه,  لَا إله إلَّا اللهُ اَللهُ أَكْبَرُ,  اللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الحَمْد
Allah maha besar, semua pujian hanya milik Allah, maha suci Allah di setiap waktu. Tiada tuhan yang berhak disembah melainkan Allah. Kita hanya menyembah Allah dengan ikhlas dalam ketaatan, meskipun orang-orang kafir tidak suka. Tiada tuhan yang berhak disembah melainkan hanya Allah yang selalu menepati janji, menolong hamba-Nya dan hanya Dia-lah yang mengalahkan semua musuh. Tiada tuhan yang berhak disembah melainkan Allah. Allah maha besar. Allah maha besar, semua pujian hanya milik Allah.
Idul Fitri, Takbir Mutlak : dimulai waktu maghrib sampai khatib naik mimbar. Takbir Muqayad : setelah shalat maghrib, isya' dan subuh.
Idul Adha, Takbir Mutlak : dimulai waktu maghrib sampai khatib naik mimbar. Takbir Muqayad : setiap setelah shalat fardhu mulai subuh hari arafah sampai ashar hari tasyriq terakhir.
Seperti halnya takbir, pada lima hari ini juga diistemewakan dengan pelarangan puasa. Jadi dalam satu tahun ada lima hari yang dilarang puasa. Maka bisa dikatakan bahwa hari tasyriq merupakan hari pesta makan dan minum. Karena hal ini berlandaskan pada hadits nabi saw;
عن عائشة نهى رسول الله صلى الله عليه وسلم عن صوم أيام التشريق وقال: هي أيام أكل وشرب وذكر الله   
Nabi saw melarang untuk berpuasa pada hari tasyriq, "hari tasyriq adalah hari makan, minum dan berdzikir kepada Allah swt".
Jika kita cermati mengapa hari tasyriq menjadi hari makan dan minum. Semua kita sudah mengetahui jika berkurban dilaksanakan pada hari idul adha dan hari tasyriq. Tentunya pada hari-hari tersebut banyak orang yang menyembelih binatang kurban dan melimpahnya daging kurban. Bisa jadi hari tasyriq menjadi hari pesta daging. Semua orang bisa mencicipi daging, meski setiap harinya belum tentu bisa makan daging.

   
Poskan Komentar