Rabu, 11 Juni 2014

DOA NISHFU SYA'BAN

دعاء نصف شعبان
DOA NISHFU SYA'BAN

Sudah masyhur kiranya
pada malam nishfu Sya'ban mayoritas umat islam berkumpul setelah salat maghrib  untuk membaca doa yang ma'tsur. Salah satu diantara mereka menuntun doa ataupun doa dipimpin oleh satu orang sedangkan yang lain tinggal mengamini saja. Dengan tata cara membaca surah Yasin sebanyak tiga kali, dengan niatan;
1.     Dipanjangkan umur dan diberkahi
2.    Memohon perlindungan dari segala bencana dan musibah
3.    Diberi kelapangan rizki dan meninggal dalam keadaan husnul khatimah
Setiap selesai satu kali bacaan surah Yasin diakhiri dengan do'a nishfu Sya'ban, yaitu;

 بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ، وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ، اللهم يَا ذَا المَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْهِ يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ يَا ذَا الطَّوْلِ وَالإِنْعَامِ، لَا إله إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِيْنَ، وَجَارَ المُسْتَجِيْرِيْنَ، وَمَأْمَنَ الخَائِفِيْنَ. اللهم إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِيْ عِنْدَكَ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُوْمًا أَوْ مَطْرُوْدًا أَوْ مُقَتَّرًا عَلَيَّ فِي الرِّزْقِ فَامْحُ اللهم بِفَضْلِكَ شَقَاوَتِيْ وَحِرْمَانِيْ وَطَرْدِيْ وَإِقْتَارَ رِزْقِيْ، وَأَثْبِتْنِيْ عِنْدَكَ فِي أُمِّ الكِتَابِ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ، فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الحَقُّ فِي كِتَابِكَ المُنَزَّلِ، عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ المُرْسَلِ، يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الكِتَابِ، إِلَهِيْ بِالتَّجَلِّي الأَعْظَمِ، فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ المُكَرَّمِ، الَتِيْ يُفْرَقُ فِيْهَا كُلُّ أَمْرٍ حَكِيْمٍ وَيُبْرَمُ، أَسْأَلُكَ أَنْ تَكْشِفَ عَنَّا مِنَ البَلَاءِ مَا نَعْلَمُ وَمَا لَا نَعْلَمُ، وَمَا أَنْتَ بِهِ أَعْلَمُ، إِنَّكَ أَنْتَ الأَعَزُّ الأَكْرَمُ، وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ
Atas nama Allah yang maha pengasih dan maha penyayang. Semoga Allah mencurahkan rahmat dan keselamatan atas baginda baginda Nabi Muhammad saw beserta keluarga dan sahabatnya. Ya Allah, yang memiliki anugrah tapi tidak pernah mengungkit-ungkitnya. Wahai dzat yang mulya dan memiliki nikmat tiada tara. Tida tuhan yang berhak disembah melainkan engkau, tempat bersandar, tempat memohon keselamatan, tempat yang aman bagi orang-orang yang ketakutan. Ya Allah, jika engkau telah mencatat aku dalam lembaran-Mu sebagai orang yang celaka, terhalang, terlaknat, dan terbatasi dalam rezeki, maka tetapkanlah aku dalam lembaran-Mu sebagai orang yang bahagia, berezeki lapang, dan dimudahkan dalam segala kebaikan. Engkau telah berwahyu dan wahyu-Mu benar seperti dalam kitab-Mu yang telah engkau turunkan melalui perantara lisan Nabi-Mu. Allah menghapus apapun yang Dia kehendaki dan menetapkan apa saja yang Dia kehendaki dalam catatan-Nya. Tuhan, dengan anugerah yang agung di malam nishfu Sya'ban  yang ketika itu ditulis segala ketetapan, aku memohon pada-Mu agar engkau menghindarkan kami dari cobaan yang kami ketahui dan tidak. Engkau-lah yang lebih mengetahuinya. Engkau sungguh yang paling mulya. Semoga Allah mencurahkan rahmat dan keselamatan atas baginda baginda Nabi Muhammad saw beserta keluarga dan sahabatnya.
Doa ini diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam kitab al-Mushannaf dan Ibnu Abi Dunya berasal dari Abdullah bin Mas’ud. Beliau berdoa memberikan komentar, “orang yang membaca doa ini (diatas), Allah swt akan melapangkan penghidupannya”.
Bagi yang ingin menambah doa, di bawah ini adalah doa tambahan dari nishfu Sya’ban.  
اللهم اجْعَلْنِيْ مِنْ أَعْظَمِ عِبَادِكَ حَظًّا وَنَصِيْبًا فِيْ كُلِّ شَيْءٍ قَسَمْتَهُ فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ مِنْ نُوْرٍ تَهْدِي بِهِ، أَوْ رَحْمَةٍ تَنْشُرُهَا، أَوْ رِزْقٍ تَبْسُطُهُ، أَوْ فَضْلٍ تَقْسِمُهُ عَلَى عِبَادِكَ المُؤْمِنِيْنَ، يَا اللهُ، يا اللهُ، لَا إله إِلَّا أَنْتَ. اللهم هَبْ لِيْ قَلْبًا تَقِيًّا نَقِيًّا، مِنَ الشِّرْكِ بَرِيًّا، لَا كَافِرًا وَلَا شَقِيًّا، وَقَلْبًا سَلِيْمًا خَاشِعًا ضَارِعًا. اللهم امْلَأْ قَلْبِيْ بِنُوْرِكَ وَأَنْوَارِ مُشَاهَدَتِكَ، وَجَمَالِكَ وَكَمَالِكَ وَمَحَبَّتِكَ، وَعِصْمَتِكَ وَقُدْرَتِكَ وَعِلْمِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
Ya Allah, jadikanlah aku termasuk hamba-Mu yang mendapatkan bagian  cahaya petunjuk yang engkau bagikan di mala mini, dan juga rahmat yang engkau sebar, serta rezeki yang engkau berikan, dan nikmat yang engkau anugerahkan bagi hamba-hamba-Mu yang beriman. Ya Allah, tiada tuhan yang berhak disembah melainkan engkau. Ya Allah, berikanlah aku hati bersih dan taat, yang lepas dari kemusyrikan, tidak kufur maupun celaka. Dan juga beri kami hati selamat dan khusyu'. Ya Allah, penuhi hatiku dengan cahaya-Mu, keindahan-Mu, kesempurnaan-Mu, kecintaan-Mu, perlindungan-Mu dan ilmu-Mu, wahai dzat yang paling penyayang. Semoga Allah mencurahkan rahmat dan keselamatan atas baginda baginda Nabi Muhammad saw beserta keluarga dan sahabatnya.
ADA APA SAJA DI BULAN SYA’BAN
                Tidak banyak orang yang tahu bahwa ada beberapa peristiwa penting bagi umat islam yang terjadi pada bulan Sya’ban. Prof. Dr. As-Sayyid Muhammad Alawy al-Maliki menulis buku khusus berjudul Ma Dza Fii Sya’ban yang menerangkan tentang bulan mulia ini. Di dalam buku itu beliau menuturkan rangkaian peristiwa penting yang pernah di bulan sebelum Ramadhan ini, diantaranya ;
ü  Pemindahan kiblat dari Baitul Maqdis menuju Ka’bah
ü  Pelaporan tahunan amal manusia
ü  Ditentukannya batas umur setiap manusia

MALAM NISHFU SYA’BAN
Malam Nishfu Sya’ban adalah malam kelima belas dari bulan Sya’ban. Mungkin sudah tidak asing lagi jika malam ini memiliki banyak keutamaan dan keistimewaan seperti dikabulkannya doa dan lain-lain. Secara umum, sesuatu yang memiliki banyak nama menandakan keistimewaan  dan kemulyaannya.  Diantara nama-nama lain dari malam nishfu Sya’ban yaitu ;
ü  Malam penuh Berkah, karena ketika itu malaikat begitu dekat dengan manusia sehingga doa-doa mudah dikabulkan.
ü  Malam pembagian, karena malam  direvisinya ketetapan umur, rezeki, jodoh dan lain-lain.
ü  Malam peleburan, karena malam dosa dalam setahun dilebur dengan kehendak Allah swt.
ü  Malam pengkabulan doa.
ü  Malam hari raya bagi para malaikat.
ü  Malam syafa’at, karena banyaknya pertolongan Allah ketika malam itu.
ü  Malam kebebasan, karena malam orang mukmin dibebaskan dari dosa mereka.
ü  Dan masih banyak nama-nama lainnya


Berangkat dari kemulyaan dan keistimewaan malam nishfu Sya’ban, umat islam dianjurkan untuk menghidupkan malam ini dengan berbagai kebaikan. Mulai dari shalat berjamaah maghrib, isya’ dan shubuh di masjid, membaca al-Quran, berdzikir, berdoa, bershalawat, bersedekah, pengajian tafsir, hadis ataupun umum sampai berpuasa pada keesokan harinya. Memang tidak ada hadis yang menerangkan secara khusus mengenai doa nishfu sya’ban dan amalan tertentu pada malam ini. Akan tetapi yang terpenting malam kemulyaan itu diisi dengan segala kebaikan dan ibadah ketimbang diisi dengan kegiatan yang tidak berguna apalagi kemaksiatan.   
Poskan Komentar