Selasa, 26 Februari 2013

Apa sich penyebab lupa itu?


          Menghafal adalah
salah satu hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan seorang pelajar, terutama bagi para penimba ilmu agama. Mereka dituntut untuk hafal dan faham berbagai disiplin ilmu agama. Sehingga belum bisa dibilang sukses dan lulus jika ia belum hafal.
        Daya ingat yang kuat adalah modal penting untuk menghafal. Lemahnya daya ingat dan sering lupa merupakan faktor penghambat yang banyak dikeluhkan oleh banyak pelajar. Penyakit dapat menjangkit segala sesuatu. Tanaman pun tak luput dari serangan penyakit yang berupa hama dan wereng. Hal ini juga berlaku bagi hafalan. Lupa merupakan penyakit bagi para penghafal dan penuntut ilmu. Dan segala penyakit pasti ada obatnya. 
         Lupa dalam bahasa arab berarti نسي , menurut Ibnu Faris kata yang berakar dari huruf nun, sin, dan ya’ ini memiliki makna asal meninggalkan sesuatu atau hilangnya sesuatu yang sebelumnya ada dalam hati. Boleh jadi orang yang sedang lupa seakan-akan ingatannya tertinggal ataupun hilang entah kemana. Perlu diketahui, kata نسي ini dan  yang seakar telah disebutkan dalam al-Quran sebanyak 44 kali dan lebih dari separuh pelaku kata kerja ini adalah orang yang bermaksiat. Jadi bisa dikata bahwa orang yang sering lupa adalah orang yang jauh dari Allah swt. Bahkan al-Quran menyebutkan, empat dari enam penyebab lupa itu  bersumber dari setan yang notabene adalah penyeru maksiat sejati.

Poskan Komentar